info@rekayasaindustri.com

Industri Pelet Kayu

Selain peningkatan kebutuhan minyak dan gas, ketergantungan terhdapa batubara juga menjadi masalah yang dihadapi saat ini. Batu bara biasa digunakan sebagai bahan bakar untuk boiler yang selanjutnya steam digunakan untuk menggerakan turbin listrik. Kerusakan lingkungan yang dihasilkan dari sisa penambangan baru bara juga merupakan masalah besar yang sulit ditangani. Dibutuhkan gagasan radikal untuk melawan kerusakan ini, salah satunya adalah alternatif batubara menggunakan pelet kayu.
Penggunaan pelet kayu sebagai bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar fosil menghasilkan emisi lebih rendah dibandingkan dengan minyak tanah dan gas. Emisi CO2 dari pelet kayu sekitar sepuluh kali lebih rendah dibandingkan dengan batu bara dan bahan bakar minyak, serta delapan kali lebih rendah daripada gas. Selain emisi CO2 yang dikeluarkan dari hasil pembakarannya rendah, juga berasal dari bahan baku terbarukan yang bersifat carbon neutral. Pelet kayu dapat disebut sebagai carbon neutral karena dianggap tidak menambah emisi CO2 ke atmosfer. Semasa pertumbuhan, pohon ini telah menyerap CO2 dengan jumlah yang diserap dapat lebih besar daripada yang dilepaskan, bahkan bisa menjadi karbon negatif

Baca Produk dan Layanan Kami Lainnya

Tertarik dengan layanan ini? Segera hubungi kami dengan senang hati kami akan membantu anda