info@rekayasaindustri.com

Pengelolaan Sampah Domestik merupakan masalah yang lumayan perlu diseriusi bagi setiap lini masyarakat serta pemerintah. Klasifikasi sampah domestik berdasarkan sumbernya bisa dibagi menjadi berikut ini.

  1. Permukiman (rumah / apartemen): sisa makanan, kertas, kardus, plastik, tekstil, kulit, limbah taman, kayu, kaca, logam, barang bekas, rumah tangga, limbah berbahaya, dan sebagainya.
  2. Area komersial (toko, restoran, pasar, kantor, hotel, dan lainnya): kertas, kardus, plastik, kayu, sisa makanan, gelas, logam, limbah berbahaya dan beracun, dan sebagainya
  3. Institusi (sekolah, rumah sakit, penjara, pusat pemerintahan, dan lainnya). sama dengan jenis sampah di area komersial
  4. Konstruksi dan pembongkaran bangunan (konstruksi baru, perbaikan gedung dan jalan, dll): kayu, baja, beton, batu bata, debu, dan sebagainya
  5. Fasilitas umum (jalan, taman, taman kota, pantai, tempat rekreasi, dan lain-lain): sampah, sampah taman, ranting, daun, dan sebagainya
  6. Kawasan Industri: sisa proses produksi, limbah non-industri, dan sebagainya
  7. Pertanian: sisa makanan, sisa pertanian.                                                                                                                                                                                             Dalam membangun sistem pengelolaan sampah domestik, seharusnya sudah dikonsepkan mengalami perputaran ekonomi secara sirkular dan terus menerus terjadi (circular economy).

Kami, PT Aspros Binareka, menawarkan jasa pengelolaan sampah domestik sebagai buah pengabdian masyarakat sekaligus memberikan solusi pengelolaan sampah domestik. Berikut ini teknologi yang kami tawarkan sebagai pembeda dari yang lain.

Berikut ini dilampirkan diagram pemrosesan sampah domestik.