info@rekayasaindustri.com

Green Hospital

Green hospital adalah konsep terintegrasi antara teknologi pemrosesan yang ada di rumah sakit dengan penerapan konsep green building yang ada di rumah sakit. Untuk mengoptimalkan upaya penyehatan lingkungan Rumah Sakit dari pencemaran limbah yang dihasilkannya maka Rumah Sakit harus mempunyai fasilitas pengelolaan limbah sendiri yang ditetapkan KepMenkes RI No. 1204/Menkes/SK/X/2004 tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit yaitu:

  • Fasilitas Pengelolaan Limbah padat
  • Fasilitas Pengolahan Limbah Cair

Limbah dari pelayanan kesehatan seperti rumah sakit dapat diklasifikasikan dalam beberapa kategori utama, yaitu limbah umum, limbah patologis (jaringan tubuh), limbah radioaktif, limbah kimiawi, limbah berpotensi menular (infectious), benda-benda tajam, limbah farmasi, limbah sitotoksik, dan kontainer dalam tekanan. Dari sekian banyak jenis limbah klinis tersebut, maka yang membutuhkan sangat perhatian khusus adalah limbah yang dapat menyebabkan penyakit menular (infectious waste) atau limbah biomedis. Limbah ini biasanya hanya 10 – 15 % dari seluruh volume limbah kegiatan pelayanan kesehatan. Jenis dari limbah ini secara spesifik adalah:

  • Limbah human anatomical: jaringan tubuh manusia, organ, bagian-bagian tubuh, tetapi tidak termasuk gigi, rambut dan muka.
  • Limbah tubuh hewan: jaringan-jaringan tubuh, organ, bangkai, darah, bagian terkontaminasi dengan darah, dan sebagainya, tetapi tidak termasuk gigi, bulu, kuku.
  • Limbah laboratorium mikrobiologi: jaringan tubuh, stok hewan atau mikroorganisme, vaksin, atau bahan atau peralatan laboratorium yang berkontak dengan bahan- bahan tersebut.
  • Limbah darah dan cairan manusia atau bahan/peralatan yang terkontaminasi dengannya. Tidak termasuk dalam kategori ini adalah urin dan tinja.
  • Limbah-limbah benda tajam seperti jarum suntik, gunting, pecahan kaca dan sebagainya.

Dalam menjalankan Green Hospital juga diperlukan Greenship Professional dengan peran sebagai berikut.

  1. Menjadi Tenaga ahli Penilai Bangunan Hijau
  2. Menjadi Konsultan Bangunan Hijau
  3. Mengerti tata cara mengukur pemakaian energy, air, udara, green product, serta management limbah & sampah
  4. Untuk profesi tertentu , seperti dari Kebandaraan, Perhotelan, Rumah Sakit, akan diberikan materi introduction masing-masing profesi (Green Airport; Green Hotel; Green Hospital)
  5. Melakukan analisa secara keseluruhan untuk peluang dan hambatan dari suatu bangunan menjadi bangunan hijau berdasarkan kriteria perangkat penilaian Greenship.
  6. Merancang strategi untuk pencapaian bangunan hijau dengan bekerjasama dengan konsultan, pemilik gedung dan tim sertifikasi Greenship.

Kami, PT Aspros Binareka, memiliki tenaga ahli yang fokus di bidang rumah sakit. Silakan konsultasikan kepada kami untuk lebih detail mengenai manajemen pengelolaan limbah rumah sakit, konsep green building, hingga konsep green hospital.

Baca Produk dan Layanan Kami Lainnya